Alien Sick : Rock Kelas Kakap

Awal gue tertarik album ini karena covernya. Sketsa sederhana dengan tinta China. Citra orang yang memeluk lututnya, dengan ekspresi kosong. Lalu tulisan tegas: Sinting! Sangat menonjol di antara deretan cover album Indonesia yang meriah. Tapi setelah itu, belum timbul minat gue untuk membelinya. Namun setiap masuk toko CD mata gue selalu di giring ke arah sana. Akhirnya gue sikat juga tuh CD. Harganya cuma Rp 25 000,-. Gak ada ruginya juga buat buat menjajal. Da de do kena masa bodo, gue bawa pulanglah itu cd!

Sesampainya di rumah bolak balik tiap track akhirnya jempol gue berhenti di remote hi fi. Tepat di track Nihil. Lalu gue pencet tombol repeat. Wah lagu ini langsung gue nobatkan jadi track favorit di album ini. Musiknya simple, tapi lagunya mengalun catchy. Dan suara vokalisnya pun mengalun tinggi. Sempurna! Liriknya cukup keren, sederhana, dan cenderung apatis:

Daun-daun berguguran dikakiku
Angin yang berhembus menghempasnya
Hari-hari berlalu tanpa makna
Memutar roda waktu belaka

Tak ada cerita yang pantas untuk dikenang
Tak ada pelita yang memberi seberkas cahaya

Terlupakan
Tersingkirkan
Hilang dan terbuang

Wajah2 asing menatap dengan hampa
Melukiskan kekosongan jiwa
Hari-hari berlalu tanpa makna
Memutar roda waktu belaka

Dari mid tempo seperti Nihil, jempol gue kembali menekan knob remote hifi. Lalu pindah ke track Teri Kampung. Judulnya memang sekilas seperti kuliner. Setelah di dengar secara detail ternyata judul ini merujuk kepada istilah Jagoan Kampung Kelas Teri, boleh boleh boleh. Lagunya keras penuh amarah. Lirik dengan kosa kata keseharian sangat riskan jadi kampungan. Tapi Alensick berhasil meramunya jadi keren. Sekarang baca dulu liriknya


Modalnya tongkrongan doang
Kelakuan kayak binatang
Sok sangar ngancemin orang tapi cuma kalo gak sendirian

Beraninya keroyokan
Gak peduli sama aturan
Maen pukul sembarangan kalo lawannya udah ketakutan

Jagoan teri….kelas kampung
Jagoan teri….kelas kampung
Jagoan teri….kelas kampung
Jagoan kampung….kelas teri

Treak treak ga karuan
Sumpah serapah jadi hapalan
Giliran ada yang ngancem balik dia ngacir paling duluan

Senjata nyelip dipinggang
Padahal gagangnya doang
Bijinya langsung mengkeret lihat orang pake seragam

Menurut Olitz (vokalis, gitaris Aliensick) lagu ini berkisah tentang tingkah laku Ormas-ormas yang kayak jagoan. Tapi kalo kita baca, lirik ini juga bisa bisa ditujukan buat jagoan lokal, aka akamsi dengan tingkah ngeselinnya. Sebuah realitas sosial Indonesia, yang sering kita jumpai sehari-hari. Teri kampung! Yha akhirnya gue mengerti. Alensick telah mengotakkan orang seperti itu ke kelas rendah paling murahan. Teri Kampung.

Lalu ada juga lagu dengan judul tersingkat di album ini. “P”. Apakah ini inisial nama? Yang sengaja di samarkan. Karena nada lagunya sangan melancholia. Namun Olitz kembali berujar, P itu maksudnya Pedhopilia. Dan lagu ini mengambil sudut pandang si pelaku yang bengis merayu dengan muslihat manisnya. Sehingga lagu ini pun terdengar manis. Hahaha disinilah letak sintingnya:

Hey hentikan isakmu keringkan matamu
Sakitnya dunia takberlangsung lama
Datanglah padaku tak usah kau ragu
Lupakanlah saja hidupmu yang dulu

Pejamkanlah matamu
Malam ini segera berakhir
Perih yg kini kau rasa
Itu sementara

Aku kan membawamu kesana
Aku kan membuat pedihmu sirna
Aku kan membawamu kesana
Ketempat kau temukan bahagia

Peluklah diriku genggam tanganku
Jangan kau hiraukan sakit yang kau rasa
Lupakan lukamu hentikan tangismu
Kau kan segera bebas dari segalanya

Tiga lagu itulah favorit gue di album Sinting milik Aliensick. Coba check juga track mereka berjudul Muak,Terminal Khusus, dan nomor ballada Pupur & Gincu. Kalau Mendengarkan album ini, kita seperti masuk lorong waktu. Terhempas ke era pertengahan 90an. Secara bunyi musik mereka berkisar antara Grunge atau Alternative Rock. Gue pribadi sih gak perduli soal itu. Yang penting mendengarkan album ini bisa membuat kita larut dan ikut bernyanyi. Dan karena hampir semua lagu di tulis dalam bahasa Indonesia, maka album ini masuk ke dalam salah satu album terbaik 2011 versi gue pribadi.


Booking Contact: 0815 89 86 915
Morfem CD and Merchandise click SHOP
Official Blog: http://morfemband.wordpress.com/
Twitter: @morfem_band
Morfem Use:
Radix Guitars
Crooz Apparel
Morfem 2nd album recorded at: ALMOS a small recording studio at jl. kalibata timur I no 30 jakarta. Follow: @Almosstudio

MORFEM DATANG SEMUA SENANG

2 responses to “Alien Sick : Rock Kelas Kakap

  1. Pingback: Album Terbaik 2011 versi GUE pribadi | Jimi Multhazam says…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s